A. Susunan Acara Pembukaan:
1. Persiapan
Peserta latihan berkumpul di tempat upacara pembukaan, membentuk barusan (banjar ataupun saf), diatur oleh seorang Pemimpin Kelompok yang berdiri di depan, tengah.
2. Pendahuluan
Upacara dimulai. Pemimpin Kelompok berdiri di sisi paling kanan dari Peserta Latihan. Peserta latihan disiapkan oleh Pemimpin Kelompok.
3. Inti Acara
- Hormat TAPAK SUCI
- Sikap Duduk Berdoa
- Doa Pembukaan
- Berdiri
- Hormat TAPAK SUCI, dilanjutkan dengan Ikrar Anggota TAPAK SUCI
- Hal-hal yang disampaikan pada Pembukaan Latihan.
- Membaca Bismillahirrahmaanirrahim.
- Acara latihan dimulai (barisan dibubarkan/tidak dibubarkan, sesuai keperluan).
Susunan Acara Penutupan:
1. Persiapan
Peserta latihan berkumpul di tempat upacara penutupan, membentuk barisan (banjar ataupun saf), diatur oleh seorang Pemimpin Kelompok yang berada di depan.
2. Pendahuluan
Upacara dimulai. Pemimpin Kelompok berdiri pada sisi paling kanan dari Peserta Latihan. Barisan disiapkan oleh Pemimpin Kelompok.
3. Inti Acara
- Hormat TAPAK SUCI
- Sikap Duduk Berdoa
- Doa Penutupan
- Berdiri
- Hormat
- Hal-hal yang disampaikan pada Penutupan Latihan.
4. Penutupan
- Pembacaan Kafaratul Majlis.
- Barisan dibubarkan, dengan
- Berjabat tangan, diawali oleh Pemimpin Kelompok, disusul oleh seluruh Peserta Latihan, kemudian oleh seluruh Perangkat Upacara.
B. HUBUNGAN ANTAR ANGOTA TAPAK
SUCI
Termasuk dalam Kepribadian TAPAK
SUCI adalah tentang Hormat dan Sebutan. Hormat dan Sebutan ini berasas pada
kepatutan dan ahlak mulia, sehingga bukan merupakan sebutan yang kultus
ataupun pemujaan.
1. Siswa menyebut
Pelatih/Kader dengan sebutan KAKAK PELATIH/KADER
2. Pelatih/Kader menyebut Siswa dengan sebutan ADIK SISWA. 3. Sesama Siswa atau sesama Pelatih/Kader dengan menyebutkan Tingkatnya. 4. Siswa/Pelatih/Kader menyebut Pendekar dengan sebutan PENDEKAR 5. Pendekar menyebut Siswa/Pelatih/Kader dengan sebutan SAUDARA SEPERGURUAN, atau dengan menyebutkan Tingkatnya (bila satu orang). 6. Sesama Pendekar, kepada yang lebih tua menyebut dengan Kang atau Pak. Kepada yang lebih muda menyebut dengan Mas.
Sebutan ini berlaku pada penyebutan
yang berlangsung pada acara resmi Perguruan. Pertemuan dalam forum
informal, dapat digunakan sebutan lainnya sepanjang sebutan itu
pantas, santun, hormat, dan sewajarnya (tidak berlebihan).
|
||
SERAGAM TAPAK SUCI |
||
Pada saat TAPAK SUCI didirikan di
tahun 1963, Seragam TAPAK SUCI pertama kali dirancang oleh Zundar Wiesman dan
Anis Susanto. Melalui Konpernas I TAPAK SUCI tahun 1966 di Yogyakarta,
Seragam ini dibakukan dan dikukuhkan menjadi Seragam TAPAK SUCI. Warna dan
bentuk Seragam itu tetap dipertahankan dan digunakan sampai sekarang.
Seragam TAPAK SUCI
Bentuk Seragam: Khas TAPAK SUCI
Baju:
Bentuk Kurung, ukuran panjang lengan 8 cm di atas pergelangan tangan dan melebar di ujung lengan. Baju untuk puteri lebih panjang (menutupi/dibawah bokong), daripada baju untuk putera. Pesilat puteri menggunakan baju kaos di dalam seragam, sedangkan pesilat putera tidak. Selain itu puteri wajib mengenakan Jilbab berwarna hitam pada saat mengenakan Seragam.
Celana:
Panjang celana 8 cm dari mata kaki, dan melebar di ujung kaki.
Warna:
Baju dan celana berwarna merah, dengan strip kuning pada leher, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki. Ukuran strip: 3 cm, dipasang 1,5 cm dari tepi luar. |
||
IKRAR TAPAK SUCI
|
||
Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Asyhaduanlaailaaha illallaah,
Wa asyhadu anna Muhammadarrasuulullah.
Radhiitu billaahi robba,
Wa bil Islaami diina, Wabimmuhammadinnabiyya wa rasulu
Ikrar Anggota
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH
Laa hawla wa laa kuwwata illaa
billaahil 'aliyyil 'adzhiim
|
C. JURUS TAPAK SUCI
|
||||
Jurus TAPAK SUCI terbagi ke dalam dua belas jurus dasar yang masing-masing diberi nama dengan nama flora dan
fauna. Masing-masing Jurus ini dibedakan sesuai dengan alat penyasar,
karakter, dan kekhasan masing-masing. Kedua belas jurus dasar ini diaplikasikan
baik untuk permainan Tangan Kosong maupun Senjata.
Jurus dasar TAPAK SUCI:
1.
Katak
melempar tubuh
2.
Mawar
mekar
3.
Mawar
layu
4.
Rajawali
mengibas sayap
5.
Naga
terbang
6.
Tandukan
lembu jantan
7.
Belitan
tangkai mawar
8.
Ikan
terbang menjulang ke angkasa
9.
Ikan
terbang menggoyang sirip
10. Harimau membuka jalan
11. Harimau menutup jalan
12.
Terkaman
harimau lapar
TAPAK SUCI menamai jurus-jurus
yang diajarkan dengan nama-nama flora dan fauna (dalam hal ini mewakili
mahluk Allah SWT), mengandung arti sebagai berikut:
Bagaimana bentuk Jurus TAPAK SUCI?
Jurus TAPAK SUCI bukan merupakan
bentuk gerak jurus pencak silat yang luar biasa atau istimewa, melainkan
Jurus TAPAK SUCI adalah jurus pembelaan diri yang merupakan satu kesatuan
antara gerak dan jiwa yang dilandasi oleh dasar kejiwaan akhlaqul karimah dan
kesucian diri dalam mengatasi masalah yang mengancam dirinya dengan tujuan
kebahagiaan fiddunya wal akhirat.
|
||||
E.
HORMAT TAPAK SUCI
|
||||
Hormat TAPAK SUCI adalah satu sikap pencak
silat yang dilaksanakan dengan mengangkat Tangan Kanan di samping dada,
merebahkan Tangan Kiri di depan dada, dalam Sikap Naga Terbang.
Hormat TAPAK SUCI mengandung arti: Menegakkan
keadilan dan kebenaran (tangan kanan), dan merobohkan
kebathilan dan kedhaliman (tangan kiri).
Hormat TAPAK SUCI dilakukan:
1. Untuk mengawali atau mengakhiri semua tindakan di dalam latihan. 2. Saling memberi Hormat pada saat anggota saling bertemu.
Di forum manapun dimana berada/bertemu
Siswa/Kader/Pendekar TAPAK SUCI, untuk yang lebih muda memberi Hormat TAPAK
SUCI dan mengucapkan "Assalamu'alaikum Wr.Wb" kepada yang lebih
tua. Kalau terjangkau, dilanjutkan dengan berjabat tangan. Anggota putera
kepada anggota puteri, tidak dengan berjabat tangan, cukup dengan Hormat dan
Salam.
|
D. Tingkat sabuk tapak suci Tingkat Sabuk pada Perguruan TAPAK SUCI terdiri dari 15 (lima belas) tingkat, yang terbagi dalam Tiga Jenjang, yaitu: SISWA, KADER, dan PENDEKAR.
Jenjang SISWA
Warna Dasar Sabuk: Kuning MediumUkuran: L = 8 cm. P = 2,5 m. Warna Dasar Tanda Tingkat: Kuning Warna Melati: Cokelat. Warna Putik: Kuning. SISWA adalah sebutan untuk jenjang pendidikan dasar pada Perguruan. Masa pendidikan dan pelatihan (diklat) pada jenjang SISWA ditempuh sekurang-kurangnya selama 6 (enam) bulan per tingkat. Evaluasi akhir berupa Ujian Kenaikan Tingkat. Ketingkatan pada jenjang pendidikan SISWA adalah sebagai berikut: SISWA SATU - Melati Cokelat Satu
SISWA DUA - Melati Cokelat Dua
SISWA TIGA - Melati Cokelat Tiga
SISWA EMPAT - Melati Cokelat Empat
Jenjang
KADER
Warna Dasar Sabuk: BiruUkuran: L=8 cm. P=2,5 m. Warna Dasar Tanda Tingkat: Biru Warna Melati: Merah. Warna Putik: Kuning. KADER, adalah jenjang bagi seseorang yang telah selesai dan dinyatakan lulus menempuh pendidikan dan pembinaan pada jenjang SISWA. Pendidikan dan latihan ditempuh sekurang-kurangnya selama 1 tahun per tingkat.
KADER DASAR, K.Dsr - Polos
KADER MUDA, K.Ma - Melati Merah
Satu
KADER MADYA, K.Mdy - Melati Merah
Dua
KADER KEPALA, K.Ka - Melati Merah
Tiga
KADER UTAMA, K.U - Melati Merah
Empat
Tingkat Pelatih: Pelatih IV,
Pelatih III, Pelatih II, Pelatih I
Jenjang
PENDEKAR
Warna Dasar Sabuk: HitamUkuran: L=8 cm. P=3 m. Warna Dasar Tanda Tingkat: Merah Warna Melati: Hitam Warna Putik: Kuning PENDEKAR adalah jenjang tertinggi dalam tingkat sabuk di Perguruan TAPAK SUCI. Pembinaan dan Pengembangan Pendekar diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat. Setiap dua tahun sekali, evaluasi akhir dilakukan dalam bentuk Ujian Kenaikan Tingkat.
PENDEKAR MUDA, P.Ma - Melati Hitam
Satu
PENDEKAR MADYA,
P.Mdy - Melati Hitam Dua
PENDEKAR KEPALA, P.Ka
- Melati Hitam Tiga
PENDEKAR UTAMA,
P.Ua - Melati Hitam Empat
PENDEKAR BESAR,
P.Br - Melati Hitam Lima
Warna Dasar pada Tanda Tingkat: Merah. Warna Melati: Hijau. Warna Putik: Kuning |
ARTI LAMBANG
PERGURUAN SENI BELADIRI INDONESIA
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH
PERGURUAN SENI BELADIRI INDONESIA
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH
Bentuk bulat : Bertekad Bulat
Berdasar biru : Keagungan
Bertepi hitam : Kekal dan abadi melambangkan sifat ALLAH SWT
Bungan Mawar : Keharuman
Warna Merah : Keberanian
Daun Kelopak hijau : Kesempurnaan
Bunga Melati Putih : Kesucian
Jumlah Sebelas : Rukun Islam dan rukun Iman
Tangan Kanan Putih : Keutamaan
Terbuka : Kejujuran
Berjari Rapat : Keeratan
Ibu jari tertekuk : Kerendahan Hati
Sinar Matahari Kuning : Putera Muhammadiyah
Berdasar biru : Keagungan
Bertepi hitam : Kekal dan abadi melambangkan sifat ALLAH SWT
Bungan Mawar : Keharuman
Warna Merah : Keberanian
Daun Kelopak hijau : Kesempurnaan
Bunga Melati Putih : Kesucian
Jumlah Sebelas : Rukun Islam dan rukun Iman
Tangan Kanan Putih : Keutamaan
Terbuka : Kejujuran
Berjari Rapat : Keeratan
Ibu jari tertekuk : Kerendahan Hati
Sinar Matahari Kuning : Putera Muhammadiyah
Keseluruhan lambang tersimpul dengan nama
"TAPAK SUCI",
yang mengandung arti:
Bertekad bulat mengagungkan asma ALLAH Subhanahuwata’ala,
kekal dan abadi.
Dengan keberanian menyerbakkan keharuman dengan sempurna.
Dengan Kesucian menunaikan Rukun Islam dan Rukun Iman.
Mengutamakan keeratan dan kejujuran dengan rendah hati.
Motto tapak suci: KARNA IMAN DAN AHKLAK SAYA MENJADI KUAT TAMPA IMAN DAN AHKLAK SAYA MENJADI LEMAH
Thanks info'a k'. . . . .
BalasHapusHmmpt. . . Btw , apa eaaa . . Makna dari motTo terSeBUtt. . . . . And bzaa ng' doanya dlam tlisan Al_Qur'an. . . . :)
BalasHapus